uefau17.com

Gerakan Blockout 2024 Mulai Sasar Artis dan Influencer Indonesia, Siapa Saja Daftarnya? - Lifestyle

, Jakarta - Aksi memblokir selebritas maupun influencer yang bungkam soal genosida di Palestina meluas, tidak hanya tertuju pada pesohor dunia. Blockout 2024 juga melokal dengan mulai beredarnya daftar selebritas di Indonesia yang dianggap tidak peka terhhadap kondisi mengenaskan di wilayah kantong yang terus-menerus digempur tentara Israel.

Daftar awal ini, mengingat warganet terus menambah nama-nama yang dianggap "patut" masuk list Blockout, didominasi artis yang masih bekerja sama dengan merek-merek diduga terafiliasi dengan Israel. Nama-nama ini kemudian beredar di jagat maya, dengan diunggah ulang banyak akun di TikTok, Instagram, dan X, dulunya Twitter.

Beberapa nama pesohor yang dalam tujuh bulan terakhir masih bekerja sama dengan brand yang jadi sasaran boikot, termasuk:

  1. Agnez Mo (Clear)
  2. Cinta Laura (L'Oreal)
  3. Anggun C. Sasmi (Pantene)
  4. Ria Ricis (KFC)
  5. Maudy Ayunda (Pantene)
  6. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (Gilette, AQUA, Rexona, Lifebuoy, Sariwangi, Bango, Molto, dan Bear Brand)
  7. Nicholas Saputra (Bear Brand)
  8. Raisa (AQUA)
  9. Hesti Purwadinata (AQUA)
  10. Dhini Aminarti (AQUA)
  11. Kelly Courtney (AQUA)
  12. Asmirandah (AQUA)
  13. Arie Dwi Andhika (AQUA)
  14. Fadil Jaidi (Rexona, Google, Lifebuoy)
  15. Enzi Storia (AQUA)
  16. Megawati Hangestri (AQUA)
  17. Narasi TV (AQUA)
  18. Habib Abdallah Binjafar (AQUA)
  19. Nadine Chandrawinata (AQUA)
  20. Jovi Adhiguna (La Roche-Posay, Garnier)
  21. Zaskia Adya Mecca (Royco)

Tidak sedikit warganet yang kaget mendapati daftar tersebut. Salah satu pengguna TikTok menambahkan, "Jangan lupa Tiara Andini, dia BA Garnier." "Ngeblock mereka enggak bakal bikin kita merasa kurang apapun. Setidaknya ini kontribusi kecil untuk saudara-saudara kita di Palestina," cuit seorang warganet di X.

* Follow Official WhatsApp Channel untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Mengurangi Pendapatan Para Pesohor

Melansir Al Jazeera, Selasa, 14 Mei 2024, sejumlah pengguna TikTok, Instagram, dan X mulai mengedarkan daftar selebritas dan bisnisnya untuk diblokir. Tujuan dari langkah ini adalah mengurangi pendapatan mereka yang biasanya didapat melalui iklan maupun kerja sama tertentu di media sosial.

Pada 7 Mei 2024, sebuah video muncul dari influencer TikTok Haley Kalil, menyinkronkan bibir kata-kata "biarkan mereka makan kue," di luar Met Gala. Kata-kata terkenal tersebut, yang sering dikaitkan dengan Marie Antoinette, Ratu Prancis pada masa Revolusi Prancis, merujuk pada kelompok elit yang terputus dengan kehidupan warga negara yang tidak dapat menemukan roti, sehingga mereka menyarankan kue sebagai alternatif.

Video Kalil menuai kemarahan karena dilatarbelakangi krisis kelaparan di Gaza, dengan kekurangan pangan meningkat selama tujuh bulan perang. Hanya dua hari sebelum Met Gala, Cindy McCain, Kepala Program Pangan Dunia PBB (WFP) mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa Gaza bagian utara sedang mengalami "kelaparan besar-besaran."

3 dari 4 halaman

Mengapa Harus Diblokir?

Selain Kalil, selebritas lain yang masuk daftar blokir termasuk aktris dan mantan tentara Israel Gal Gadot, tokoh media dan sosialita Amerika Kim Kardashian, aktor Zendaya dan Noah Schnapp, Taylor Swift, dan Harry Styles. Daftar itu bahkan memuat superstar K-pop, BTS dan BLACKPINK.

Meski di masa lalu ada gerakan online untuk berhenti mengikuti beberapa selebritas yang kini diblokir, para ahli mengatakan pemblokiran lebih efektif sebagai strategi protes daripada berhenti mengikuti. Profesor di Universitas Northwestern, Qatar, Eddy Borges-Rey, mengatakan bahwa efek berhenti mengikuti terhadap audiens selebritas secara keseluruhan dan metrik keterlibatannya sangat minim.

"Selebritas media sosial sangat bergantung pada visibilitas dan keterlibatan yang tinggi untuk menarik dan mempertahankan kesepakatan periklanan," katanya, seraya menambahkan bahwa ketika seseorang berhenti mengikuti seorang selebritas, mereka akan berhenti melihat unggahan pesohor tersebut di feed mereka.

Namun, konten tersebut masih dapat muncul secara tidak langsung melalui halaman pencarian atau feed berbasis algoritme seperti halaman Explore Instagram atau halaman "For You" di TikTok dan X. Dengan fitur tersebut, jika tidak memblokir selebritas yang dimaksud, keputusan berhenti mengikuti jadi tidak terlalu merugikan jangkauannya.

4 dari 4 halaman

Putus Interaksi dengan Konten Artis

"Di sisi lain, jika memblokir selebritas tersebut, pengguna sepenuhnya memutus semua interaksi dengan konten mereka," kata Borges-Rey. Hal ini mengurangi jumlah penonton, sehingga menyebabkan algoritme media sosial menurunkan prioritas konten mereka.

Semakin banyak orang yang memblokir seorang selebritas, unggahan mereka jadi kurang terlihat di seluruh platform, bahkan oleh pengguna yang belum memblokir selebritas tersebut. "Penurunan visibilitas dapat menyebabkan pengiklan menganggap selebritas tersebut kurang berharga, sehingga berpotensi mengurangi jumlah yang bersedia mereka bayarkan untuk iklan di profil tokoh tersebut, jadi secara langsung memengaruhi pendapatan iklan mereka," tambahnya.

Meski Blockout baru dimulai hanya beberapa hari lalu dan jumlah orang yang memblokir akun tertentu tidak terlihat, selebritas dilaporkan mulai kehilangan pengikut. Pada Sabtu, 11 Mei 2024, NPR melaporkan bahwa Taylor Swift kehilangan sekitar 300 ribu pengikut di TikTok dan sekitar 50 ribu pengikut di Instagram selama seminggu terakhir.

"Mereka (selebritas) hidup dari perhatian kita," seorang pengguna X. "Jika tidak mendapat perhatian, mereka tidak akan berpengaruh."

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat