uefau17.com

13 Film Anak-Anak Adaptasi dari Novel yang Sayang untuk Dilewatkan - Citizen6

, Jakarta Film anak-anak berdasarkan buku novel seringkali menjadi daya tarik tersendiri karena mampu menghadirkan cerita-cerita yang akrab di hati para pembaca.

Salah satu contoh film yang diadaptasi dari novel adalah Harry Potter karya J.K. Rowling. Film-film ini tidak hanya menceritakan petualangan Harry Potter di sekolah sihir Hogwarts, tetapi juga menggambarkan pertumbuhannya sebagai seorang penyihir yang harus menghadapi berbagai tantangan dan rintangan dalam dunia sihir yang penuh misteri.

Selain Harry Potter, ada juga film The Chronicles of Narnia yang diadaptasi dari novel karya C.S. Lewis. Film ini mengisahkan tentang petualangan empat anak yang masuk ke dalam dunia fantasi Narnia, di mana mereka bertemu dengan makhluk-makhluk ajaib dan terlibat dalam pertempuran antara kebaikan dan kejahatan. Cerita yang penuh dengan petualangan dan moral membuat film ini menjadi favorit di kalangan anak-anak maupun dewasa.

Ada banyak buku anak-anak yang diadaptasi menjadi film tahun ini. Beberapa terlihat setia pada cerita yang tuliskan pada bukunya, seperti film animasi The Wild Robot dari Dreamworks. Yang lainnya, seperti film live-action Harold and the Purple Crayon.

Buku-buku tersebut diadaptasi ke dalam film layar lebar karena memiliki cerita yang kuat dan mampu menarik perhatian banyak orang.

Tentunya film adalah media yang sangat populer dan dapat mencapai audiens yang lebih luas daripada buku. Dengan mengadaptasi buku ke dalam film, cerita-cerita populer tersebut dapat dihidupkan kembali dalam bentuk visual yang menarik dan menghibur.

Selain film-film yang disebutkan diatas, berikut adalah 13 film yang dapat Anda tonton dengan anak-anak Anda untuk menciptakan kehangatan di kala ada waktu luang bersama keluarga, melansir dari Life Hacker, Selasa (16/04/2024)

* Follow Official WhatsApp Channel untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 14 halaman

1. The Phantom Tollbooth (1970)

Penulis buku novel aslinya yaitu Norman Juster bukanlah penggemar adaptasi live-action/animasi dari buku kesayangannya ini.

Namun begitu, film ini juga memiliki penggemar yang sangat luas, menceritakan tentang seorang anak acuh tak acuh yang melakukan perjalanan ke Kingdom of Wisdom di negeri yang penuh dengan fantasi bersama dengan anjing kesayangannya yaitu Tock.

Film ini juga menampilkan grafis animasi yang indah dari Chuck Jones, seniman yang membuat banyak kartun Looney Tunes, dan sang pencipta dari serial televisi The Grinch Who Stole Christmas.

3 dari 14 halaman

2. Orion and the Dark (2024)

Penulis skenario Charlie Kaufman yang telah mengubah buku cerita bergambar 40 halaman karya Emma Yarlett tentang seorang anak yang terlalu penakut untuk mengatasi rasa takutnya akan kegelapan menjadikannya sebuah film yang menyenangkan.

Orion and the Dark adalah film komedi petualangan fantasi animasi tahun 2024 yang diproduksi oleh DreamWorks Animation, tim animasi oleh Mikros Animation, dan didistribusikan oleh Netflix.

Ini adalah film yang berani dan lucu.

4 dari 14 halaman

3. The Bad Guys (2022)

Serial novel grafis karya Aaron Blabey ini mendapat adaptasi film animasi dari Dreamworks.

Pemenang Oscar Sam Rockwell memerankan Big Bad Wolf yang lihai berbicara dan menipu orang, dimana masyarakat pun tidak memberinya kesempatan untuk menjadi orang baik.

Seni dari film ini meminjam gayanya dari film bergenre perampokan (heist) yaitu Oceans 11 dan film neo-noir seperti Pulp Fiction, tentunya dengan itu ada banyak hal yang dapat disukai anak-anak dan orang tua di film ini.

5 dari 14 halaman

4. Freaky Friday (1976, 2003)

Ada banyak adaptasi dari novel Mary Rodger tentang ibu dan anak yang bertukar jiwanya selama satu hari ini.

Jika Anda harus memilih salah satu, pilihlah versi tahun 2003, yang memperlihatkan penampilan luar biasa dari Jamie Lee Curtis yang seharusnya bisa membawanya meraih nominasi Oscar pada saat itu.

Versi aslinya, yang menampilkan Jodie Foster dan Barbara Harris juga menampilkan adegan-adengan yang penuh dengan humor.

Jadi, cobalah untuk menonton kedua versi film tersebut dan bandingkan manakah yang lebih Anda sukai.

6 dari 14 halaman

5. Coraline (2009)

Film animasi stop-motion ini diangkat dari buku karya penulis fantasi dan horor Neil Gaiman, dan mungkin sedikit menciptakan ketengangan bagi penonton kawula muda.

Namun, jika anak-anak Anda dapat mengatasinya, mereka akan senang dengan kisahnya tentang seorang gadis yang menemukan alam semesta paralel di rumahnya, di mana semua mimpinya menjadi kenyataan, tetapi keinginannya yang terpenuhi itu harus dibayar mahal.

7 dari 14 halaman

6. 101 Dalmatians (1961)

Dengan segala hormat kepada Glenn Close dan Emma Stone, versi animasi asli dari kisah anak anjing dalam bahaya karya Dodie Smith ini adalah yang terbaik di antara sekian banyak film yang dibuat ulang.

Film klasik Walt Disney ini juga menampilkan penjahat paling kejam di antara yang lainnya yaitu Cruella de Vil, yang disuarakan oleh Betty Lou Gerson.

8 dari 14 halaman

7. The NeverEnding Story (1984)

Film fantasi yang diadaptasi dari novel Michael Ende ini hanya berdurasi 90 menit karena sang produser memilih untuk mengadaptasi bagian pertama dari buku novel aslinya.

Meskipun demikian, film ini telah menyenangkan banyak Gen X dan kebanyakan dari mereka menemukan judul dari film ini adalah mereka yang menonton Stranger Things, dikarenakan ada salah satu lagu di serial tersebut yang memiliki judul yang sama dengan filmnya.

9 dari 14 halaman

8. Captain Underpants: The First Epic Movie (2017)

Seri buku Dav Pilkey tentang duo penulis buku komik anak sekolah dasar yang mengubah kepala sekolah mereka yang kejam menjadi superhero Captain Underpants memiliki banyak hal yang mungkin tidak disukai oleh para orang tua, seperti humor yang tidak masuk akal dan alur cerita yang hampir tidak memberikan pelajaran moral.

Tetapi, mungkin itulah sebabnya anak-anak sangat menyukainya.

10 dari 14 halaman

9. The Many Adventures of Winnie the Pooh (1977)

Film animasi ini sebenarnya adalah kumpulan film pendek yang dibuat Walt Disney berdasarkan cerita A.A. Milne tentang penghuni Hundred Acre Wood.

Ciri khasnya yang penuh dengan imajinatif dan aneh, ini adalah film yang akan disukai oleh hampir semua anak (dan juga orang dewasa).

11 dari 14 halaman

10. How to Train Your Dragon (2010)

Meskipun film klasik animasi ini mungkin tidak terlalu mengikuti seri buku-buku ciptaan Cressida Cowell, film ini tetaplah sebuah petualangan yang memukau tentang seorang pemuda Viking yang berteman dengan seekor naga dan menyadari bahwa perang di desanya denganpara naga tersebut adalah tindakan yang salah.

Film ini sangat populer sehingga menciptakan franchise yang mencakup dua sekuel, remake live-action yang akan datang, dan berbagai acara televisi.

12 dari 14 halaman

11. Mary Poppins (1964)

Upaya Walt Disney untuk menggambarkan apa yang dipikiran P.L. Travers ini menjadi sebuah film yang sukses dimasanya.

Film campuran antara live-action dan animasi ini berceritakan tentang seorang pengasuh anak yang mengubah kehidupan sebuah keluarga Inggris. Film ini menjadi film yang sukses di tahun 1964 dan meraih 13 nominasi Oscar, termasuk Film Terbaik.

Dan 60 tahun kemudian, film ini masih digemari oleh keluarga, dikarenakan memanglah ceritanya yang mudah untuk dipahami dan para aktor di film tersebut memerankan karakter-karakternya dengan baik.

13 dari 14 halaman

12. Charlotte's Web (1973)

Dikabarkan bahwa E.B. White, yang menulis buku novel Charlotte's Web yang menjadi dasar film animasi ini, mencoba untuk menolak Walt Disney saat mencoba mengadaptasi kisahnya tentang babi yang diselamatkan dari rumah jagal oleh seekor laba-laba ke dalam film layar lebar.

White juga bukan penggemar versi ini, tetapi dalam beberapa tahun sejak dirilis, penggemarnya terus bertambah, sehingga mendorong pembuatan ulang live-action pada tahun 2006 lalu.

14 dari 14 halaman

13. Holes (2003)

Film ini diadaptasi dari buku novel dengan judul yang sama, yang ditulis oleh Louis Sachar dan dirilis pada tahun 1998.

Kisah tentang seorang anak yang dikirim ke kamp penahanan karena kejahatan yang tidak dilakukannya ini memiliki banyak hal yang bisa digali oleh keluarga, dengan plotnya yang menyentuh tema-tema tentang rasisme, maskulinitas, dan pekerja anak.

Film ini juga sangat menyenangkan bagi orang dewasa dan remaja.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat